Benarkah Lebih Baik Bila Sesuatu yang Terlambat itu Tidak Usah Dimulai?
Maret 28, 2009 at 1:01 pm 1 komentar
Benarkah lebih baik bila sesuatu yang terlambat itu tidak usah dimulai?
Bukankah ada pepatah yang mengatakan
“Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”?
***
Satu baris kalimat yang ada di judul ini ngasih banyak pertanyaan di dalam benak gw. Gw dapet dari salah satu cerpen dari Mbak Asma Nadia yang berjudul Cinta Begitu Senja. Di cerita itu, yang dimaksud dengan kalimat judul postingan ini adalah keterlambatan seseorang menyatakan cinta karena si pria baru ngomong suka pada si wanita yang disukainya sejak kecil saat umurnya udah 50-an.
Tapi gw memandangnya dengan versi berbeda.
Satu baris kalimat yang ada di judul ini ngasih banyak pertanyaan di dalam benak gw.Salah satunya adalah: UNTUK SITUASI SEPERTI APAKAH SESUATU YANG TERLAMBAT ITU LEBIH BAIK TIDAK USAH DIMULAI SAMA SEKALI?
Kalimat itu memberikan perenungan yang luar biasa besar menurut gw. Stereotype yang beredar di masyarakat (dan di otak gw) selama ini adalah LEBIH BAIK TERLAMBAT DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI.
Gw merenung…. Merenung…. Monolog dengan pikiran gw sendiri… Sampai akhirnya ketiduran.
Apa yah, sesuatu yang terlambat itu lebih baik tidak usah dimulai sama sekali?
Dan jawabannya baru gw ketahui 45 menit kemudian. Jawabannya adalah: Di akhirat nanti.
Kenapa?
Situasi di akhirat itu kan kurang lebih seperti ini: semua orang menyesali mengapa mereka tidak mengikuti petunjuk yang sudah diberikan oleh Tuhan dan Rasul sebagai pedoman untuk hidup di dunia. Mereka semua meraung-raung meminta dikembalikan ke dunia lagi untuk memperbaiki kesalahan mereka.
Tapi semua itu sudah terlambat. Jika kita ingin meminta untuk memulai kembali apa yang sudah terlambat, itu sia-sia aja. lebih baik ga usah dimulai kan?
Gw mulai membenahi lagi diri gw yang udah mulai futur, absurd, dan “sedikit berantakan” ini. Monolog dengan diri sendiri itu berguna banget ternyata buat gw.
THANKS GOD…
THANKS ALLAH
Entry filed under: That's just in me. Tags: Monolog, Renung.
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


1.
Fairuz | April 3, 2009 pukul 5:16 am
ga ngerti, serius deh…
kayaknya akhir2 ini otakku lagi nge-blank…
kebanyakan main2 sama cacing